Sunday, October 27, 2013

Yang Sedang Rindu

Hari ini saya sedang blog-walking, membaca blog-blog yang sudah lama saya ikuti. Saya mampir ke salah satu rumah dan membaca beberapa entrinya. Kemudian saya tertegun. Sejak kapan kebahagiaannya menjadi kebahagiaan saya, dan kesedihannya kesedihan saya? Sejak kapan tawanya menjelma menjadi tawa saya, dan lukanya luka saya?

Saya tak pernah tau. Saya tidak pernah sadar.

Dua sosok yang amat berbeda. Saya yang kutu buku dan kaku dengan dia yang menyenangkan. Saya yang tak pandai menterjemahkan rasa dengan dia yang begitu ekspresif dalam menunjukkan cinta. Saya yang lebih suka mendengar dengan dia yang suka berbicara. Perbedaan-perbedaan itu nyata dalam segala hal.

Tapi cinta, tak paham arti perbedaan. Perbedaan bukan untuk dihilangkan atau dibenci, melainkan dihargai dan diterima karena setiap manusia sama berharganya. Tentu kami bertengkar, adu argumen, tidak bicara, dan berjarak untuk sementara. Saya biarkan momen-momen itu, karena pada suatu masa memang ada dimana sendiri merupakan pilihan yang baik untuk merenungkan apa yang salah dan menetralkan hati dari sedih, marah dan kecewa. Hingga pada akhirnya, yang tinggal hanya lah rindu :)

Saya rindu dia. Rindu jogging pagi-pagi dengannya, makan bubur ayam kesukaan kami, menyanyikan lagu-lagu favorit kami, menceritakan lelucon garing, tebakan tak penting, diskusi serius sampai curhat colongan.

Kami tak perlu tahu segalanya tentang satu sama lain. Ranah privat itu tak perlu dipangkas. Saling menyayangi tidak lantas menjadi alasan untuk menghakimi dan menjajah area paling pribadi yang sama-sama kami miliki. Pada akhirnya, rasa sayang itu tak lagi mengenal kata 'karena', karena tak ada syarat di sana.

Kami memang tidak selalu berkomunikasi. Whatsapp dan twitter adalah dua akses penghubung kami sekarang. Meski terbatas, jalur itu tak pernah tertutup. Meski terpisah, senyum dan cerita itu tak pernah habis untuk dibagi. Dengan cinta, Aceh-Calgary tak terlampau jauh untuk diseberangi. (ntah iya? haha)

yang sedang rindu sekali, saya.

0 comments:

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More