Friday, November 1, 2013

Rumah Kedua

Nggak terasa. Waktu cepat berlalu. Sudah lewat 3 tahun saya menempati rumah ini. Banyak kenangan yang tak mungkin bisa di lupakan. Meski postingan saya hanya 34, sebenarnya ada 192 postingan yang belum terpublish atau yang sudah sempat terpublish namun harus saya hapus lagi karena alasan tertentu (pembaca lama saya pasti tau alasannya, hehe).

Saya bahagia di rumah ini. Saya berterimakasih untuk segala rasa yang ada.

Tidak, saya tidak berencana meninggalkan rumah ini. Saya masih bahagia tinggal disini. Meski mungkin tidak akan selalu tinggal disini lagi.

Saya sudah punya rumah kedua. Sama indahnya dengan rumah ini. Hanya saja, rumah kedua saya dipenuhi dandelion-dandelion cantik. Membuat saya betah memandangi bunga cantik kesukaan saya itu selamanya. Tempatnya… saya tidak bisa beri tahu dimana tepatnya. Hanya sebuah rumah kecil, dengan halaman yang penuh dengan dandelion. Dipagari dengan kayu yang tak begitu tinggi agar dandelion-dandelion cantik itu tetap bisa tumbuh dan menyebar kemanapun mereka suka. Semua orang bisa melihat rumah itu dari kejauhan. Namun, diperlukan kunci untuk membuka gembok pagar dan masuk kedalamnya. Hanya orang-orang terdekat lah yang memiliki kunci itu.

Doakan saya untuk selalu istiqamah dalam menulis dimana pun rumahnya, ya? :)

3 comments:

wawakkkkk,,mau berangkat yaa? blom jumpa lagi kitaaa..huhu

sampai jumpa di mesjid sejuta halaqah besok ya :*

Post a Comment

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More